News

Hacker Temukan Alat Pembobol Keyless Entry, Kenali Gejalanya!


Seorang peneliti alat keamanan digital, Samy Kamkar, beberapa waktu lalu menemukan sebuah alat yang bisa mencongkel system keamanan OnStar milik General Motors. Dengan alatnya yang sederhana, pria yang sangat handal dalam mengutak-atik berbagai metode keamanan mobil itu sanggup mentraking, unlock dan remote-start hanya lewat ponsel genggamnya.

Sekarang Kamkar benar-benar membuat sebuah gebrakan yang membuat para penyedia jasa keamanan mobil, Keyless-Entry, harus memeras otak untuk meningkatkan standar mereka. Kamkar bahkan hanya membutuhkan dana US$30 guna menciptakan perangkat sederhana itu secara sempurna.

Berdasarkan penjelasan Kamkar kepada TechInsider, pola kerja alat ciptaannya hanyalah memanfaatkan kode dan signal yang dihantarkan dari remote ke mobil. Keyless-entry car bekerja dengan mengirimkan kode acak ke mobil sehingga sangat sulit dideteksi oleh maling. Tapi ada satu celah yang ternyata membuatnya rawan dibobol.

Kamkar menyebut peranti uniknya sebagai RollJam. Bentuknya kecil, tipis dan sangat mudah diselipkan di sela-sela ruang di mobil. Fungsi kerjanya adalah menangkap sinyal dan merekam kode, lalu menghambat sinyal tersebut sehingga ketika pemilik menekan tombol ‘unlock’, kendaraan tidak akan merespon.

Karena merasa tidak berfungsi dengan benar, pemilik lantas terpancing untuk menekan tombol untuk kedua kalinya. Disitulah, RollJam melancarkan trik dengan menahan kode kedua itu dan mengirimkan kode pertama. Itu artinya RollJam telah menyimpan kode kedua ke dalam databasenya dan belum sempat digunakan oleh keyless-entry.

Saat itulah kunci pintu akan terbuka, tapi itu bukanlah sinyalemen bahwa system kembali normal, melainkan RollJam sudah berhasil membobol portal keamanan kendaraan Anda dan kapan pun hacker ingin melancarkan aksinya, ia tinggal mengirmkan kode tersebut ke mobil lewat bantuan remote buatannya sendiri.

Kamkar menyebut koreksi keamanan yang diterapkannya sudah bertahun-tahun ada dan menjadi momok bagi para pengembang teknologi keamanan. “Teori ini sebenarnya sudah ada sejak bertahun-tahun lamanya. Itu berarti teori ini bukan barang baru atau sebuah kejutan besar,” ungkap Kamkar kepada TechInsider.

Dengan adanya penemuan ini, Kamkar berharap industri teknologi keamanan kendaraan dapat terus berbenah dan memperbaiki segala kemungkinan semacam ini.

Sumber: http://www.otosia.com/berita/hacker-temukan-alat-pembobol-keyless-entry-kenali-gejalanya.html